EDUKASI GAYA HIDUP SEHAT SEBAGAI UPAYA PREVENTIF MASALAH GIZI PADA MAHASISWA BARU PROGRAM STUDI ANESTESI UMPKU SURAKARTA

Nur Muhammad Rubiansyah
Anil Fardayansyah
Galuh Siwi Basari
Sholehatun Putri Anggraini Sumadi
Siti Zahara
Ratih Puspita Febrinasari

Abstract

Latar belakang dari pengabdian masyarakat ini adalah tingginya angka masalah gizi pada usia produktif. Berdasarkan pendataan awal terhadap 121 mahasiswa baru Program Studi Anestesi Universitas Muhammadiyah PKU Surakarta (UMPKU Surakarta), ditemukan 19,8% mahasiswa mengalami kekurangan berat badan (underweight) dan 33,9% kelebihan berat badan (overweight). Kegiatan ini bertujuan guna memberikan pemahaman terkait penerapan gaya hidup sehat untuk mencegah masalah gizi berlebih atau kurang. Metode pelaksanaan berupa penyuluhan secara tatap muka (offline) kepada 34 responden pada 28 Oktober 2025. Evaluasi dilakukan melalui pemberian pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat pengetahuan. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman secara signifikan. Sebelum intervensi, 76,5% responden memiliki nilai di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal. Setelah intervensi edukasi, persentase responden yang melampaui Kriteria Ketuntasan Minimal meningkat menjadi 58,8%, yang berarti terjadi lonjakan pengetahuan sebesar 35,3%. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah edukasi gaya hidup sehat sangat efektif dalam memotivasi mahasiswa untuk memperbaiki pola makan dan mengelola status gizi mereka secara mandiri.

##plugins.themes.bootstrap3.article.details##

How to Cite
EDUKASI GAYA HIDUP SEHAT SEBAGAI UPAYA PREVENTIF MASALAH GIZI PADA MAHASISWA BARU PROGRAM STUDI ANESTESI UMPKU SURAKARTA. (2026). Jurnal Pengabdian Komunitas, 5(02), 1-8. https://jurnalpengabdiankomunitas.com/index.php/pengabmas/article/view/269
Section
Articles

How to Cite

EDUKASI GAYA HIDUP SEHAT SEBAGAI UPAYA PREVENTIF MASALAH GIZI PADA MAHASISWA BARU PROGRAM STUDI ANESTESI UMPKU SURAKARTA. (2026). Jurnal Pengabdian Komunitas, 5(02), 1-8. https://jurnalpengabdiankomunitas.com/index.php/pengabmas/article/view/269